Social Icons

Pages

Sabtu, 23 Juni 2012

Sajen Langkahan


Menyerahkan sajen langkahan

      Ternyata tidak semua sajen selalu identik dengan bunga beranekaragam dan asap dupa. Salah satunya adalah sajen langkahan yang terdapat dalam upacara langkahan.

     Upacara langkahan dilakukan apabila mempelai wanita menikah sebelum kakaknya menikah (nglangkahi). Dalam upacara ini calon mempelai wanita harus menyiapkan sajen yang disebut sajen langkahan. Sajen tersebut terdiri dari dua baki. Baki pertama berisi gedhang ayu (pisang raja sesisir), suruh ayu (daun sirih dengan ruas daun yang bertemu atau sama). Keunikan dari sajen ini ada pada baki kedua, karena baki kedua berisi seperangkat pakaian dan barang-barang yang diminta oleh kakak mempelai wanita.

     Contohnya ketika pernikahan Gusti Kanjeng Ratu Bendara, putri dari Sri Sultan Hamengku Buwana X. Ia memberikan sajen langkahan sesuai permintaan sang kakak berupa seperangkat pakaian, perhiasan, dan tas. Bisa dibayangkan bila saat ini kakak para mempelai wanita meminta handphone, laptop, terlebih mobil mewah sebagai sajen langkahan.  

     Akan tetapi, apapun bentuk dari sajen, tujuannya tetap sama. Sajen sebagai emosi keagamaan atau religi manusia yang dituangkan dalam wujud benda, bertujuan agar terhindar dari marabahaya hingga akhirnya mengantarkan manusia pada keselamatan. (RN)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar