Social Icons

Pages

Kamis, 27 September 2012

Hitam, Putih, dan Abu-abunya Karakter Wayang


Oleh Rizky Ramadhani

1.      Yudistira
Yudhistira adalah salah satu tokoh dari pandawa lima. Pandawa merupakan tokoh protagonis dalam kisah Mahabarata. Sifat yang dimiliki seorang Yudhistira antara lain adil, sabar, jujur, taat terhadap ajaran agama, penuh percaya diri, dan berani.berspekulasi. Yudhistira juga dikenal sebagai tokoh yang memiliki kesaktian batin contohnya dalam menakhlukan hewan buas di hutan wanamarta.

2.      Bima
Bima adalah tokoh wayang yang berkarakter putih. Bima juga bagian dari pandawa lima.. Sebagai sorang pandawa maka sudah dipastikan berkarakter putih. Sifat-sifat protagonis yang ia miliki antara lain gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh dan jujur, serta menganggap semua orang sama derajatnya, sehingga dia digambarkan tidak pernah menggunakan bahasa halus (krama inggil) atau pun duduk di depan lawan bicaranya.

3.      Arjuna
Arjuna juga termasuk Pandawa dan memiliki karateristik protagonis sehingga Arjuna tergolong tokoh putih. Sifat-sifat yang menunjukan keprotagonisanya antara lain cerdik dan pandai, pendiam, teliti, sopan-santun, berani dan suka melindungi yang lemah. Arjuna banyak menjati kiblat bersikap karena sikap menjunjung tinggi sikap ksatriyanya.

4.      Nakula
Nakula merupakan tokoh Pandawa yang memiliki saudara kembar dengan sadewa. Nakula termasuk tokoh protagonis atau tokoh putih. Nakula memiliki paras yang tampan. Nakula mempunyai watak jujur, setia, taat, belas kasih, tahu membalas guna dan dapat menyimpan rahasia.

5.      Sadewa
Sebagai  adik kembar dari Nakula, Sadewa juga berkarakter putih atau protagonis. Karakter ini muncul karena sadewa memiliki beberapa sikap yang luar biasa diantaranya bijak dan pandai, bahkan Yudisthira pernah berkata bahwa Sadewa memiliki kebijaksanaan lebih tinggi daripada Wrehaspati, guru para Dewa. Sadewa merupakan tokoh pendiam dalam kisah Mahabharata. Dikisahkan juga bahwa Sadewa adalah tokoh yang berhasil membunuh Sengkuni, paman para Kurawa yang terkenal dengan kelicikannya dan pintar menghasut. Sadewa berhasil membunuh Sengkuni dengan kecerdikan dan kepandaian yang dia miliki.

6.      Drupadi
Drupadi adalah isteri para pandawa dalam kisah mahabarata versi India. Namun, dalam perkembangannya dalam kisah Mahabarata versi Jawa, Drupadi merupakan isteri dari Yudhistira saja. Drupadi menduduki posisi protagonis atau putih karena sikap dan dukungannya terhadap Pandawa. Sebagai seorang isteri dari Pandawa, hidupnya didedikasikan untuk mendukung dan melayani Pandawa.

7.      Dewi Kunthi
Dewi Kunthi adalah ibu dari keempat anggota Pandawa selain Nakula. Dewi Kunthi merupakan tokoh putih dalam kisah Mahabarata. Sebagai seorang ibu, sikapnya sangat arif dan bijaksana, serta welas asih. Selalu memberikan nasihat dan petuah kepada para Pandawa agar selalu bersikap baik. Dewi Kunthi juga yang mendidik para Pandawa sejak kecil hingga besar.

8.      Rama
Rama merupakan tokoh wayang yang tergolong ke dalam kisah Ramayana. Rama merupakan tokoh utama dalam kisah ini sehingga menjadikannya sebagai tokoh protagonis. Rama memiliki sikap setia dalam menjalin hubungan dengan kekasihnya Sinta. Kesetiannya bahkan hingga rela berkorban untuk mengembalikan Sinta kepangkuannya. Rama juga berkarakter berani, sabar, dan tidak tamak kekuasaan. Rama juga memiliki jiwa yang ikhlas dalam menghadapi cobaan.

9.      Sinta
Sinta merupakan tokoh utama yang bersifat protagonis dalam kisah Ramayana. Sinta merupakan pasangan yang setia, sabar, dan tabah dalam menghadapi cobaan. Kesetiaannya diuji ketika dalam masa penculikan oleh rahwana. Sinta bahkan sangat menjaga kesuciannya demi kesetiaannya terhadap kekasihnya Rama. Kesabaran dan kekuatannya dalam menghadapi ujian di asingkan ke hutan serta dalam masa penculikan menjadikannya sosok yang tabah.

10.  Hanoman
Hanoman juga termasuk ke dalam jejeran wayang dalam kisah Ramayana, meskipun dalam perkembangannya tokoh hanoman juga masuk ke dalam kisah Mahabarata. Hanoman merupakan tokoh putih menduduki posisi protagonis. Sifat-sifat dasar yang dimiki tokoh hanoman patut untuk dijadikan panutan. Meskipun hanoman digambarkan sebagai seekor kera, hanoman memiliki jiwa ksatriya. Hidupnya didedikasikan untuk menolong. Dalam kaitannya kisah Ramayana, hanoman dengan murah hati, welas asih, dan keberanian yang luar biasa memimpin pasukan kera untuk membebaskan Sinta dari cengkraman Rahwana. Hanoman tidak takut akan samudra luas, lautan api, atau hambatan apapun yang maha dahsyat. Dia hanya takut pada dirinya sendiri.

11.  Laksmana
Laksmana adalah adik dari Rama dalam kisah Ramayana. Laksmana memiliki kedudukan protagonis karena dia memiliki sifat-sifat yang patut diteladani. Sifat-sifat tersebut antara lain, patuh dan setia. Kepatuhan laksmana tercermin dalam adegan pengembaraan rama dan sinta di suatu hutan. Laksmana dengan setia terhadap kakaknya rela untuk menemani Rama dan Sinta dalam setiap perjalanannya. Laksmana juga menjadi pelindung kala itu. Oleh karena itu, laksmana dapat dikategorikan sebagai tokoh putih.

12.  Wibisana
Meskipun berasal dari bangsa raksasa, namun Wibisana memiliki kepribadian yang berbeda. Biasanya para Rakshasa dikisahkan sebagai pembuat onar, perusuh kaum brahmana, dan pemakan daging manusia. Namun Wibisana terkenal berhati lembut dan hidup dalam kebijaksanaan. Oleh karena itu, wibisana tergolong ke dalam tokoh putih.

13.  Semar
Semar merupakan tokoh putih dalam kisah wayang manapun. Dia selalu muncul dalam lakon apapun saat permainan wayang. Sikapnya yang sederhana merupakan gambaran jiwanya yang putih. Meskipun dia seorang ksatriya yang setingkat Kresna, namun dia merakyat karena bercampur baur dengan golongan bawah. Semar hanyalah seorang abdi.

14.  Duryodhana
Duryodhana merupakan tokoh sentral dalam kisah Mahabarata yang menduduki peran antagonis atau dapat disebut tokoh hitam. Duryodhana adalah pemimpin pasukan korawa. Sifat kehitaman yang ia miliki antara lain iri dan dengki. Sifat iri menjadi landasan tindakan yang ia lakukan. Keiriannya terhadap keluarga Pandawa, terlalu mendarah daging hingga menyebabkan perpecahan  atau perang besar yang kemudian disebut perang barata yudha. Duryudhana juga digambarkan sebagi tokoh yang haus akan kekuasaan.

15.  Sengkuni
Sengkuni merupakan bagian dari 100 korawa. Sengkuni berkedudukan sebagai patih atau penasihat kerajaan Hastina. Sikap jeleknya adalah selalu mengobarkan isu-isu yang memanaskan para Korawa sehingga membawa dalam konfik yang lebih besar.  Sengkuni bertugas memanas-manasi Duryodhana agar semakin membenci Pandawa dan menghasut agar pecah perang barata yudha.

16.  Rahwana
Rahwana adalah sosok sentral yang menduduki posisi antagonis dalam kisah Ramayana. Rahwana disebut sebagai tokoh hitam karena keinginannya untuk memiliki Sinta, padahal Sinta merupakan isteri Rama. Hingga puncaknya, Rahwana menculik Sinta dan menawannya di Kerajaan Alengka. Meskipun Sinta menolak, Rahwana tetap memaksa agar Sinta mau menikah dengannya.

17.  Sarpakenaka
Sarpakenaka adalah adik dari Rahwana dalam kisah Ramayana. Sarpakenaka tergolong sosok hitam karena dialah yang membantu Rahwana untuk menculik Sinta. Dia yang memimpin pasukan untuk menangkap Sinta di hutan belantara. Dia juga yang menyamar menjadi sosok kijang kencana.

18.  Buriswara
Buriswara termasuk tokoh hitam dalam kisah pewayangan Mahabarata. Sikapnya yang menghalalkan segala cara agar bisa menikah dengan Sembadra, merupakan sisi negatif tokoh ini. Buriswara harus bersaing dengan Arjuna untuk mendapatkan Sembadra. Karena kecurangannya, akhirnya  Buriswara gagal memenuhi persyaratan agar dapat menikah dengan Sembadra.



Adipati Karna, Tokoh Abu-abu dalam kisah Mahabarata
19.  Karna
Karna termasuk tokoh wayang dalam kisah Mahabarata dengan peran abu-abu. Sebenarnya, Karna merupakan kembaran dari Arjuna. Secara fisik maupun sikapnya sangat mirip dengan Arjuna. Berjiwa ksatriya, bijaksana, arif dan berani. Hanya saja, Karna terlanjur besar dalam keluarga Korawa, sehingga dia menjadi bagian dari pasukan Korawa yang berperang melawan Pandawa. Hingga sebelum pecah perang, Karna baru tahu bahwa sebenarnya dia adalah seorang anak kembar dari ibunya Dewi Kunthi. Namun, demi kekonsistenannya mendukung Korawa, dengan terpaksa ia harus berduel dengan kembarannya sendiri, Sang Arjuna dalam perang Barata Yudha.

20.  Kijang Kencana
Kijang kencana atau kijang emas adalah tokoh hewan dalam kisah Ramayana. Kijang kencana tergolong sebagai tokoh abu-abu karena dalam perwujudannya kijang ini berupa indah mempesona sehingga membuat Sinta jatuh hati dan tertarik untuk memilikinya. Kijang kencana sebenarnya hanyalah tipu daya adik rahwana yang bertugas menangkap atau menculik Sinta di hutan belantara.

1 komentar:

  1. SELAMAT TAHUN BARU 2014..
    Informasi yang sangat BERMANFAAT..
    Terima kasih..
    Semoga SUKSES & Salam KENAL dari :
    ==============================

    Paket Usaha Ayam Tulang Lunak “GEROBAKAN”
    ~
    ..Bukan SULAP bukan SIHIR
    Asap di GEROBAK, jadi UANG di KANTONG anda..
    ~
    Paket Usaha Ayam Tulang Lunak “GEROBAKAN” merupakan
    paket usaha kuliner yang mudah dijalankan,
    murah & mempunyai tingkat pengembalian modal yang sangat singkat.
    Hanya dengan Rp. 7.500.000,- Anda sudah dapat menjalankan
    BISNIS KULINER yang terbaik saat ini.
    ~
    Anda akan mendapatkan :
    -. Gerobak
    -. Peralatan masak bakar
    -. Peralatan masak goreng
    -. Kompor, tabung gas & regulatornya
    -. Brosur
    -. Spanduk
    -. Poster
    -. Produk Awal Ayam Tulang Lunak
    -. Kaos
    -. Training (Pelatihan) PELAYANAN (khusus mitra dalam Jabodetabek)
    ~
    Materi inti Training Pelayanan :
    -. Tata cara persiapan pembukaan outlet.
    -. Tata cara membakar & menggoreng ayam tulang lunak
    -. Tata cara menyajikan ayam tulang lunak
    -. Tata cara menyimpan ayam tulang lunak
    ~
    Silakan kunjungi web kami:
    ~
    www.tulanglunakgerobakan.com
    ~
    atau :
    Telpon & HP : 081318374450 (Telkom)
    08561070103 (Indosat)
    081806396669 (XL)
    021-94946600 (esia)
    021-70264774 (Flexi)
    Kantor: 021-4759274
    PIN BB : 28C97C54
    email : bumi.amrita@ymail.com
    ~
    & dapatkan kemudahan & keterangan lebih lanjut.
    Menu-menu andalan kami adalah :
    1. Ayam Bakar Tulang Lunak
    2. Ayam Goreng Tulang Lunak
    3. Pepes Ayam Tulang Lunak
    4. PepesCeker Tulang Lunak
    5. Bebek Bakar & Goreng
    ~
    Paket Usaha kami berikut menu andalannya telah diliput oleh :
    - Trans TV – Prog Jelang Siang – 28 November 2011 Pk 12.30 WIB
    - ANTV – Program Topik Pagi – 18 Juni 2012 Pk 04.45 WIB -> klik di sini
    dgn URL : http://www.youtube.com/watch?v=WrC1PvqExXc
    ~
    Program Usaha Ayam Tulang Lunak Gerobakan :
    1. Program Dalam Kota
    2. Program Luar Kota ( Program Master Mitra Mandiri)
    Terdiri :
    -. Paket Usaha Standar
    -. Mesin Presto
    -. Training Produksi
    Training Produksi bisa dilakukan di Jakarta atau di tempat mitra.
    Info lebih lanjut bisa dilihat di :
    http://www.tulanglunakgerobakan.com/mfm.html
    ~
    Ingin mencicipi sebelum bermitra ? Silakan order Paket Tester kami yg berisi :
    4 potong ayam tulang lunak (bisa dibakar & digoreng).
    2 pepes ayam tulang lunak
    2 pepes ceker ayam tulang lunak
    2 bebek presto (bisa dibakar & digoreng)
    1 bungkus SAMBAL khas gerobakan
    ~
    Untuk wilayah Jabodetak, kita antar ke tempat calon mitra
    & calon mitra bisa langsung berdiskusi dengan ACCOUNT OFFICER (AO) kami..
    ~
    Tunggu apa lagi, langsung silakan order…
    ~
    SUKSES sudah ada di depan mata kita, AYO BER-WIRAUSAHA !
    ~
    ~

    BalasHapus